KILASSULAWESI.COM, PAREPARE– Inovasi terus dilakukan Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe diwilayahnya, salah satunya ingin mengangkat kejayaan olahraga di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dimulainya dari Kota Parepare. Dan Parepare menjadi kiblat olahraga di Sulsel.
Salah satu upaya tersebut, dengan segera menyulap kawasan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare, menjadi Sport City atau kompleks olahraga yang diberinama BJ Habibie. Nama BJ Habibie diambil karena Presiden ke-3 RI itu adalah putra Parepare idan telah menjadi ikon identitas kota dan inspirasi Parepare dalam membangun.
Wali Kota Parepare dua periode itu menuturkannya di hadapan Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Lapangan Tenis Indonesia (
Kawasan Lompoe saat ini sudah dibangun Gedung Olahraga (GOR) representatif berkapasitas 5.000 orang yang akan diresmikan tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare, Februari mendatang. Di depan GOR, rencananya akan dibangun lapangan tenis. Di kawasan itu juga, ada Stadion Gelora Mandiri. “Kita akan rehab Stadion Gelora Mandiri agar lapangannya jadi berkualitas. Fasilitas memadai. Bahkan Pak Hamka (Kepala Disporapar, red) dengan tim manajer PSSI sudah turun meninjau Stadion Gelora Mandiri. Insya Allah akan menjadi homebase PSM,” jelas Taufan Pawe.
Tidak hanya PSM yang melirik Parepare, Rully Habibie, ponakan BJ Habibie juga tengah menjajaki pelaksanaan turnamen sepak bola Habibie Cup U-19 berskala internasional di Parepare. “Pak Rully Habibie sudah presentasikan itu. Rencananya akan mengundang tim dari luar negeri, Brunai, Thailand, Malaysia, Singapura. Saya pikir itu bagus, dan kita siap,” ujar Taufan Pawe.
Hal lain yang diungkap Walikota di hadapan Amin Syam, mantan Gubernur Sulsel itu, adalah hadirnya rumah sakit regional pertama di luar Makassar, di Parepare yakni RS dr Hasri Ainun Habibie (HAH). RS dr HAH berkonsep medical tourism atau berobat sambil berwisata. RS dr HAH rencananya diresmikan juga pada HUT Parepare. “Intinya, pilar penyangga visi misi Parepare itu salah satunya adalah pariwisata. Pariwisata itu adalah olahraga. Dan Parepare menuju peradaban lebih modern. Punya identitas kota ulama dan kota santri, tapi harus lebih modern. Serta identitas kuat lagi adalah BJ Habibie,”katanya.(anj)






