Tuntas 91 Persen, Masjid Terapung BJ Habibie Jadi Lokasi Salat Idul Fitri di Parepare

PAREPARE,KILASSULAWESI– Pemerintah Kota Parepare menjadikan Masjid Terapung BJ Habibie yang masih dalam proses pengerjaan menjadi pusat pelaksanaan salat Idul Fitri 2022. Ribuan warga sejak pukul 06.00 Wita mulai berduyung-duyung mendatangi lokasi pelaksanaan yang berada di Jalan Mattirotasi, Kelurahan , Kecamatan Bacukiki Barat.

Dari pantauan kendaraan terpantau melambat menuju lokasi pelaksanaan salat Id karena ramainya jemaah. Bahkan, pengguna jalan dari arah Makassar maupun Pinrang serta Sidrap dialihkan ke jalur lain. Para jemaah yang datang terlihat mengenakan masker. Tampak para petugas juga membagikan masker menuju Masjid BJ Habibie.

Bacaan Lainnya

Bertindak sebagai imam salat yakni imam Masjid Agung Kota Parepare. Sementara
khatib akan diisi oleh Mursyid ke 12 Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf al-Makassary, Al Habib Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Makka.

Wali Kota Parepare, DR HM Taufan Pawe SH MH dalam sambutannya sebelum pelaksanaan salat id dilaksanakan menuturkan, hari ini adalah kemenangan setelah sebulan penuh menahan lapar dan nafsu. Momentum ini untuk mempererat silaturahmi, dan bersama-sama membangun Kota Parepare jauh lebih baik kedepan.

Setelah melalui masa Pandemi Covid-19, kata Taufan, masyarakat harus terus bersama-sama mencegah terjadinya hal itu. Taufan menjelaskan, saat ini kasus aktif nol dan bertahan hingga saat ini. Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi, dari 114.922 sasaran se-Parepare, yang sudah mendapatkan vaksin dosis satu 110.785 orang atau 96,40 persen. Untuk vaksin dosis dua sudah 79 persen atau 90.791 orang dan vaksinasi dosis tiga di angka 13,61 persen atau sudah 15.646 orang divaksin dosis tiga.

Lebih jauh, Wali Kota Parepare yang tiba bersama Ketua Golkar Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan itu mengaku, pada tahun 2022 ini Pemerintah Kota Parepare lagi memfokuskan pada pemulihan ekonomi, dan itu memperlihatkan hal menggembirakan. “Pemulihan ekonomi cukup berhasil dilakukan. Pada 2020 berdasarkan data BPS terjadi kontraksi cukup dalam sehingga pertumbuhan ekonomi minus 0,8 persen. Namun pada 2021 meningkat menjadi 4,41 persen, karena pemerintah berhasil sinergikan bidang kesehatan dan bidang ekonomi dalam penanganan dampak pandemi Covid-19,” kata Taufan Pawe.

Ketua Golkar Sulsel itu juga memaparkan tingkat kemiskinan di Parepare. Pada 2020 karena dampak pandemi angka kemiskinan 5,44 persen, namun berhasil diturunkan pada 2021 menjadi 5,40 persen. Demikian juga angka pengangguran pada 2020, 7,14 persen, namun pada 2021 diturunkan menjadi 6,72 persen. “PDRB Parepare dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada 2019, 49,80 juta, pada 2020, 49,92 juta, dan 2021 meningkat signifikan menjadi 51,18 juta,”bebernya.

Wali Kota pada kesempatan itu juga menjelaskan, Masjid Terapung BJ Habibie yang kita tempati ini, akan menjadi ikon religius di Kota Parepare. Selain itu, menjadikannya pula sebagai kota ulama, santri serta menjadi spot wisata religius, kota cinta habibie, agama, dan alam. ” Kita menggunakan masjid dalam kondisi 91 persen, sisa 9 persen itupun untuk ornamen. Masjid akan dikembangkan disisi selatan dengan menghadirka taman islami,”ujarnya. Ditambahkannya, untuk tahun depan semua itu akan kita wujudkan sarana dan prasarananya. ” Masjid ini dibangun dengan menggunaka batu alam dari Irak, pada lantai 2 dari Yunani dan dinding dari Spanyol,”tutupnya.(*)

Pos terkait