PANGKEP, KILASSULAWESI– Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin menuturkan, jika tingkat indeks kerawanan Pemilihan Umum (Pemilu) sudah masuk zona hijau secara nasional, termasuk Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah secara indeks kerawanan Pemilu, Sulawesi Selatan sudah masuk provinsi kedua yang zona hijau,” ungkapnya dihadapan Bupati Pangkep bersama Forkopimda, tokoh masyarakat dan jajaran PT Semen Tonasa, Ahad, 7 Januari 2024.
Bahtiar mengungkapkan pula, Zona sudah hijau termasuk dimensi dalam indeks kerawanan Pemilu konteks sosial politik, ditracking dari keamanan, otoritas penyelenggara Pemilu, dan otoritas penyelenggara negara.
Kemudian, penyelenggaraan Pemilu, hak memilih, pelaksanaan kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, ajudikasi dan keberatan Pemilu, serta pengawasan Pemilu.
Demikian pula, dengan kontestasi yang meliputi hak pilih, kampanye calon, partisipasi pemilih, partisipasi kelompok masyarakat, dan seluruh pihak terkait.
Provinsi Sulsel sebelum Bahtiar masuk sebagai Pj Gubernur, masih zona merah, kemudian berubah menjadi kuning, dan saat ini Sulsel sudah zona hijau dan masuk provinsi kedua nasional indeks kerawanan Pemilu-nya.
Hal ini, kata Bahtiar, berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antara seluruh stakeholder dan tentunya Forkopimda di Provinsi Sulsel. “Saya sudah mengelilingi seluruh daerah di Sulawesi Selatan, dari Selayar sampai Luwu Timur,” kata Bahtiar.
Hadir juga dalam acara silaturahmi tersebut, Bupati Pangkep, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Dandim, Kapolres, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank Sulselbar, BNI, BSI, Bawaslu Pangkep, KPU Pangkep.(*)






