PAREPARE – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha didampingi Kasat Intel, Reskrim, dan Narkoba menggelar agenda silaturahmi membahas kalender Kamtibmas. Dimana fokus utama pengamanan masyarakat, baik yang merayakan maupun yang mudik ke kampung halaman.
AKBP Indra menegaskan, OPS Lilin bukan sekadar rutinitas, melainkan layanan nyata bagi masyarakat. “Minggu ketiga Desember mulai kita laksanakan, selain Nataru, ada kalender Kamtibmas lain yang tetap kami layani,” ujarnya, Senin, 8 Desember 2025 di Rumah Kopi Switness.
Selain itu, antisipasi agenda publik juga kita siagakan. Contohnya, besok dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia juga masuk radar pengamanan. Lanjutan BRI Super Liga diharapkan berjalan tertib tanpa gangguan. Dan semua kegiatan publik dipastikan dalam pantauan aparat.
Presisi Kapolri: Bukan Jargon
Kapolres menekankan bahwa konsep Presisi Kapolri harus menjadi ruh pembenahan institusi, bukan sekadar slogan. “Penegakan hukum harus transparan dan berkeadilan. Semua proses penyelidikan wajib sesuai prosedur, baik pidana umum maupun khusus,” tegasnya.
Ia menyinggung sejumlah isu aktual diantaranya, kasus BBM Ilegal sudah masuk tahap 1 dengan petunjuk JPU, termasuk lelang barang bukti yang melibatkan instansi lain. Kasus Diskominfo Parepare masih dalam tahap penyidikan. ” Semua pemeriksaan akan dijadikan bahan evaluasi agar tidak ada yang luput,”tegasnya.
Kapolres juga menyikapi antrean kendaraan di SPBU akibat keterbatasan bio solar. “Kuota akhir tahun harus jelas. Sebelum pengisian, pihak SPBU seharusnya berkomunikasi. Call Center bisa dimanfaatkan agar distribusi BBM subsidi lebih tertib,” tutupnya.(*)






