MAKASSAR– Mantan Ketua PWI Ajatappareng, Dr. H. Suwardi Thahir, bersama timnya mendatangi Kantor PWI Sulawesi Selatan di Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar, Rabu, 13 Mei 2026. Kedatangan mereka secara formal untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031.
Dalam sambutannya, H Suwardi menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan panitia. Ia menegaskan komitmennya untuk memenuhi seluruh persyaratan pencalonan serta mengajak seluruh pihak menjaga marwah organisasi. “Mari kita bersama-sama memenuhi syarat yang ada, demi mencari kebaikan dan menjaga profesionalitas organisasi wartawan,” ujarnya.
Berkas pendaftaran diterima langsung oleh Ketua Tim Verifikasi, H. Ismail Sellery, didampingi sejumlah panitia. Ismail menekankan bahwa dokumen yang diserahkan akan diverifikasi secara detail, dan jika ditemukan kekurangan, calon masih diberi kesempatan untuk melengkapi hingga 16–18 Mei 2026. “Kehadiran Bapak Suwardi memberi harapan besar bagi PWI Sulsel. Semua berkas akan kami periksa, dan jika ada kekurangan, akan kami sampaikan untuk segera dilengkapi,” jelasnya.
Ismail juga menambahkan bahwa proses verifikasi bukan sekadar administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kredibilitas organisasi. Ia menegaskan bahwa panitia bekerja dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga setiap calon memiliki kesempatan yang sama. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan fair, tidak ada yang dirugikan, dan hasil verifikasi dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, kepemimpinan PWI Sulsel ke depan benar-benar lahir dari mekanisme yang sehat,” tegasnya.
Lebih jauh, Ismail menekankan bahwa konferensi pemilihan Ketua PWI Sulsel kali ini akan menjadi percontohan bagi wilayah lain di Indonesia. Mekanisme verifikasi, transparansi proses, hingga keterlibatan anggota diharapkan menjadi model yang bisa ditiru oleh PWI di provinsi lain. “Kami ingin menjadikan Sulsel sebagai barometer pelaksanaan demokrasi internal organisasi pers. Jika proses ini berjalan baik, maka PWI Sulsel akan menjadi rujukan nasional,” tambahnya.
Hanya berselang beberapa jam jelang akhir penutupan pendaftaran pada pukul 17.00 Wita, dua kandidat lain pun turut memasukkan berkasnya, yakni Amrullah Basri dan Manaf Rahman. Dengan demikian, bursa calon Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031 resmi diwarnai oleh tiga figur yang akan bersaing dalam konferensi mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua Steering Committee (SC), Muh. Arafah, menambahkan bahwa proses verifikasi juga akan menyentuh aspek daftar pemilih tetap (DPT) serta aturan organisasi. Ia menegaskan, panitia akan memastikan seluruh mekanisme sesuai regulasi agar konferensi berjalan transparan dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Momentum pendaftaran ini menandai langkah awal menuju konferensi pemilihan Ketua PWI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung Juni 2026. Figur Suwardi Thahir, bersama dua kandidat lainnya, kini resmi masuk dalam bursa calon yang akan memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi wartawan terbesar di Sulawesi Selatan.






