Tim Tabur Ewako Amankan Buronan Tipikor Proyek Agribisnis Holtikultura di Kabupaten Barru

Buronan Tipikor, Munir Bin Sennang atas kasus Proyek Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kabupaten Barru TA 2003 saat diamankan Tim Tabur Ewako Kejati Sulsel

BARRU, KILASSULAWESI– Tim Tabur Ewako Adhyaksa Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Barru, Rabu 23 Agustus 2023, berhasil mengamankan seorang buronan di Dusun Rumpia, Desa Kemiri Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru.

Buronan atas nama Munir Bin Sennang (58) diamankan sekitar pukul 04.45 Wita di Dusun Rumpia atas perkara Tindak Pidana Korupsi Proyek Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kabupaten Barru TA 2003. Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) Sub Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantarasan Tindak Pidana KorupsiĀ  Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 372K/Pid.Sus/2011 tanggal 20 April 2011.

Bacaan Lainnya

Isi amar putusan yakni menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Munir Bin Sennang berupa pidana penjara selama 1 tahun dan Denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Selanjutnya, menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 1.475.000 dengan ketentuan apabila terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 3 bulan. ” Munir Bin Sennang ditetapkan
sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Barru berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor Print-03/P.4.21/FU.1/03/2023 tanggal 14 Maret 2023,”ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi SH MH kepada Kilassulawesi.com.

Soetarmi menuturkan, terdakwa Munir Bin Sennang ditetapkan DPO oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Permintaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Barru No.R-96/P.4.21/Dip.4/08/2023, tanggL 14 Agustus 2023. ” Kronologis kaburnya terdakwa setelah mengetahui dirinya ditetapkan sebagai DPO Kejari Barru. Maka terdakwa melarikan diri ke daerah Ampalas Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat untukĀ  mengasingkan diri sambil berkebun cengkeh diatas puncak gunung,” ujarnya.

Namun, setelah memantau situasi terasa aman maka terdakwa kembali lagi ke Kabupaten Barru. Disaat itu, Tim Tabur mendapatkan informasi kedatangan terdakwa memasuki wilayah Sulawesi Selatan. Sebelum mengamankan buronan ini, di dahului kegiatan surveillance oleh tim tabur selama 3 hari untuk memastikan keberadaannya ditempat persembunyiannya.

Selanjutnya atas Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Nomor Sprint-Ops : 48/P.4/Dti.2/08/2023 tanggal 14 Agustus 2023. ” Iya, buronan atas nama Munir Bin Sennang berhasil diamankan ditempat persembunyiannya di Dusun Rumpia, Desa Kemiri, Kecamatan Balusu Kabupaten Barru. Selanjutnya terdakwa dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kemudian diserahkan langsung kepada Tim Jaksa penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Barru,”tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *