BONE–Sebagai bentuk kepedulian, bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman memantau langsung penanganan kebocoran pipa induk PDAM di pertigaan Jl Petta Ponggawae – Jl Jend A Yani, Sabtu sore, 12 April 2025.
Saat berolahraga jalan pagi, Bupati Bone yang melintas di jalan tersebut, melihat genangan air di lokasi pipa PDAM. Saat itu juga, bupati langsung memerintahkan Direktur Perumda Air Minum Wae Manurung Bone, Muh Bachtiar Sairing untuk memeriksa, jangan sampai ada pipa yang bocor
Benar adanya, setelah diturunkan bagian distribusi untuk mengecek. Saat itu juga langsung dilakukan pembenahan.
“Setelah dikerjakan dari menjelang siang, Alhamdulillah sekitar pukul 21.00 malam, sudah rampung dibenahi,” kata Bachtiar Sairing.
Saat ini, Perumda Air Minum Wae Manurung lanjutnya, fokus membenahi kebocoran-kebocoran. Baik pipa distribusi dari Wollangi hingga ke kantor pusat, maupun pipa-pipa ke pelanggan.
Selama bulan suci Ramadan kata dia, empat kebocoran pipa distribusi berhasil dibenahi, termasuk puluhan pipa-pipa induk lainnya.
Sekadar diketahui, pipa distribusi dan pipa-pipa induk lainnya di Bone, sudah berumur di atas 30 tahunan.
Karena termakan usia, maka terjadi kebocoran di sana-sini. Apalagi, kebanyakan pipa-pipa induk berada di bawah badan jalan. Khususnya disepanjang Jl A Yani, Jl Petta Ponggawae, Jl Veteran dan lainnya.
“Kalau kebocoran itu kelihatan, saat itu juga langsung ditangani. Yang menyulitkan, adalah kalau terjadi kebocoran di bawah badan jalan dan tidak kelihatan rembesan ke atas. Pasti tidak bisa ditangani,” pungkasnya.
Hal itu kata Bachtiar menjadi salah satu kendala, sehingga kurang maksimal melayani kebutuhan pelanggan.
“Kebocoran yang tinggi dan menurunnya produksi air, karena debit di sumber air baku yang terus berkurang, baik di Wollangi maupun Cinnong untuk kebutuhan air di Kota Watampone,” pungkasnya.
*






