JAKARTA — Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) tengah bersiap menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-49 KKSS. Acara monumental ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dua malam, menggabungkan agenda formal dan nuansa perayaan yang hangat.
Dalam rapat perdana yang digelar di Nustro Skyview, Jakarta Selatan, Sekretaris Eksekutif sekaligus Ketua Organizing Committee Chaerul Amir bersama Sekretaris Panitia Fahri Labalado memimpin jalannya diskusi yang membahas tema, anggaran, hingga teknis pelaksanaan. “Kami ingin acara ini berjalan sukses dan berkesan bagi seluruh peserta. Oleh karena itu, semua hal teknis harus dipersiapkan matang,” ujar Fahri.
Chaerul Amir menambahkan pentingnya pelayanan maksimal dan hasil Mukernas yang aplikatif bagi KKSS dan bangsa. “Semua peserta harus terlayani dengan baik dan Mukernas menghasilkan keputusan-keputusan yang berdampak nyata,” tegasnya.
Panitia juga menyesuaikan jadwal pelaksanaan dengan waktu luang Ketua Umum KKSS Andi Amran Sulaiman dan Sekretaris Jenderal Abdul Kadir Karding, mengingat keduanya menjabat sebagai menteri aktif.
Rapat dihadiri oleh jajaran koordinator OC dan SC, termasuk Hj. Nurwayah (Bendahara), Sukriansyah S. Latief (Koordinator Pembantu Umum), Salahuddin Alam (Divisi Acara & Perlengkapan), Suwardi Thahir (Divisi Humas dan Publikasi), Efendi (Divisi Kesehatan dan Keamanan), Ernawati (Divisi Konsumsi), serta sejumlah panitia lainnya.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pemilihan lokasi acara. Tiga hotel mewah masuk dalam radar panitia, Hotel Bidakara, Ancol, dan Hotel Sultan. Menurut Koordinator Humas Suwardi Thahir, opsi ini akan dimatangkan dalam rapat lanjutan. “Pemilihan lokasi mempertimbangkan aksesibilitas, kapasitas, dan kenyamanan peserta,” jelas Suwardi, yang akrab disapa ST.
Panitia juga mewajibkan setiap ketua divisi menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akan difinalisasi oleh bendahara umum. Penggunaan jasa Event Organizer profesional turut dibahas untuk mengelola segmen hiburan dan teknis.
Mukernas kali ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 2.000 peserta, terdiri dari unsur BPP, perwakilan BPP Daerah, Pilar KKSS, dan Badan Otonom. Untuk memudahkan pendataan, panitia menyiapkan sistem registrasi digital yang efisien.
Rapat koordinasi lanjutan dijadwalkan pada 9 September 2025, dengan harapan seluruh persiapan dapat rampung sesuai timeline.
Mengusung semangat kebersamaan dan visi kebangsaan, Mukernas kali ini akan mengangkat tema “Sipatuo Sipatokkong: Merajut Persaudaraan, Menguatkan Masa Depan, Menyambut Indonesia Emas.”
Tema ini mencerminkan filosofi Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi solidaritas dan gotong royong, sekaligus menyambut era baru Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.(*)






