Senggolan Bukan Masalah, Emosi Jadi Perkara

Pelaku yang diamankan pihak kepolisian

PAREPARE– Tim Resmob Polres Parepare bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Jl. Lanu’mang, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung Kota Parepare. Seorang pemuda bernama Gerhan Hatim (20) menjadi korban penganiayaan setelah bersenggolan motor dengan pelaku, Vikran Suaidi (26).

Dari kronologis kejadian berawal dari, korban dan pelaku sama-sama berkendara motor hingga terjadi tabrakan kecil. Motor pelaku terjatuh, sementara korban berusaha memarkir kendaraannya. Bukannya menyelesaikan secara damai, pelaku justru meluapkan emosi dengan memukul punggung korban hingga terjatuh.

Bacaan Lainnya

Tak berhenti di situ, pelaku kembali menendang kepala dan punggung korban. Warga sekitar akhirnya turun tangan melerai, menyelamatkan korban dari amukan pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sakit di bagian kepala dan punggung, lalu melaporkan kasus ini ke Polres Parepare.

Atas perintah Kasat Reskrim AKP Muh. Agus Purwanto, SH., MH., tim Resmob yang dipimpin IPDA Paramudya Fitransyah, SH. langsung melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 16.00 WITA, tim mendapat informasi keberadaan pelaku di Jl. Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat. Tanpa perlawanan, pelaku berhasil diamankan dan digelandang ke Polres Parepare.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Agus Purwanto membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan terduga pelaku mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Terduga pelaku telah kami amankan dan mengakui perbuatannya. Motifnya karena emosi, merasa tidak dihiraukan oleh korban saat terjatuh dari sepeda motor dan korban berusaha melarikan diri, sehingga pelaku mengejar dan melakukan penganiayaan,” ujar AKP Agus, Kamis, 18 Desember 2025.

AKP Agus menjelaskan, kejadian bermula dari insiden tabrakan antara sepeda motor korban dan sepeda motor terduga pelaku yang mengakibatkan motor VS terjatuh. Namun, korban memilih melanjutkan perjalanan sehingga memicu emosi pelaku.

“Pelaku kemudian mengejar korban hingga ke lokasi kejadian. Saat korban hendak memarkirkan motornya, pelaku memukul bagian punggung korban hingga terjatuh, kemudian menendang kepala dan punggung korban. Aksi tersebut berhenti setelah warga sekitar melerai,” jelasnya.

Saat ini, pelaku diamankan di Mapolres Parepare untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, Vikran Suaidi mengakui perbuatannya. Ia menyebut tindakannya dilatarbelakangi emosi karena korban dianggap tidak menghiraukan dirinya saat hampir bertabrakan, bahkan mencoba melarikan diri. Pelaku mengaku sempat menarik korban hingga terjatuh dari motor dan menendang helm korban sebanyak tiga kali.(*)

Pos terkait