PINRANG– Desa Lero, Kecamatan Suppa tengah dilanda keresahan akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi hampir setiap malam. Warga setempat mengaku hidup dalam ketakutan karena barang-barang mereka kerap raib tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Tokoh masyarakat Desa Lero, HA Aco Parenrengi Depu, menuturkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir situasi semakin rawan. “Sangat rawan pencurian di Desa Lero, tiap malam ada pencurian,” ujarnya dengan nada prihatin, Jumat, 27 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi ini sudah berulang kali disampaikan kepada pihak berwenang, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari kepolisian.
Aco menambahkan, keresahan warga semakin dalam karena kerugian yang dialami tidak sedikit. “Kasihan, habis barang-barangnya orang tiap malam dicuri,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa masyarakat sudah berulang kali melaporkan kejadian tersebut, tetapi belum melihat adanya patroli rutin atau tindakan pencegahan yang bisa memberi rasa aman.
Situasi ini membuat warga Desa Lero merasa seolah dibiarkan menghadapi ancaman sendiri. Mereka berharap aparat kepolisian segera turun tangan, melakukan penyelidikan, dan memperketat pengawasan di wilayah tersebut. “Kami meminta kepolisian bertindak atas keresahan warga di Desa Lero,” tegas Aco.
Keresahan warga Desa Lero mencerminkan betapa pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga keamanan di tingkat desa. Tanpa langkah cepat dan tegas, aksi pencurian berpotensi terus berulang dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Kini, warga menunggu bukti nyata bahwa polisi benar-benar hadir untuk melindungi mereka.(*)






