PAREPARE, KILASSULAWESI– Dua agenda yang menjadi perhatian masyarakat terkait rencana rapat dengar pendapat antara anggota Pansus LKPj dari gabungan Komisi DPRD Parepare dengan pihak konsultan perencana Dinas PUPR terkait proyek jembatan kembar. Serta pemantauan terhadap program proyek rumah impian yang tak kunjung diselesaikan.
Dua agenda yang seyogianya digelar, Selasa, 2 Mei 2023, oleh tim pansus urung dilakukan. Dampaknya pun memuculkan rumor dikalangan masyarakat terkait kinerja dewan yang dinilai lamban. Terlebih alasan, pihak dinas PUPR sedang diluar kota.
Salah satu Anggota Pansus, Yusuf Lapanna membenarkan kondisi tersebut.
“Tidak jadi tadi, karena mereka sedang diluar kota,” kata Yusuf.
Sebelumnya, lanjut Yusuf, Pansus LKPj mengagendakan rapat dengan Dinas PUPR terkait progres jembatan kembar dan pemantauan program rumah impian.
Senada diungkapkan, Suyuti terkait batalnya dua agenda pansus tersebut. ” Bukan ditunda, tapi jadwalnya diatur ulang dan mungkin pekan depan. Mengingat kondisi saat ini, sebahagian besar sibuk menyiapkan persiapan agenda pileg 2024,”singkatnya.
Seperti diketahui, sejumlah fakta ditemukan tim pansus terkait proyek jembatan kembar meski sudah diresmikan oleh Gubernur Sulsel. Jembatan kembar tersebut hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan karena belum rampung.
Terjadi perubahan kalendering kedalaman tiang pancang dari rencana awal sepanjang 25 meter, menjadi 32 meter. Hal inilah yang menyerap anggaran proyek yang menyebabkan perencanaan jembatan akan kembali dilakukan dan ditender ulang.(*)






