Mutasi ASN lingkup Pemkab Polman,Sekda tidak dilibatkan

POLMAN, KILASSULAWESI – Mutasi dan rotasi ratusan pejabat administrator, pejabat fungsional dan pejabat pengawas Lingkup Pemkab Polman yang dilaksanakan Selasa 15 Agustus 2023 di ruang pola kantor Bupati Polman menuai kritikan dari Sekretaris Daerah ( Sekda) Polman Andi bebas Manggazali, pasalnya selaku ketua badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan ( Baperjakat) dirinya tidak dilibatkan Dalam hal pengambilan keputusan merotasi jabatan dan ASN di Polman,

Ia mengatakan ika dirinya boleh dibilang
dilibatkan dan tidak dilibatkan, karena ia sempat diundang pertemuan enam bulan lalu membahas soal mutasi. Tapi itu masih dalam bentuk draft.

Bacaan Lainnya

“mau dibilang dilibatkan iya,mau dibilang tidak dilibatkan tidak juga,soalnya enam bulan yang lalu saya sempat diundang membahas soal mutasi namun itu masih bentuk draft atau penyusunan nama-nama setelah final nya saya sudah tidak di undang lagi dan itu sudah dua kali. Bahkan mutasi ini nanti saya ketahui setelah memperoleh informasi dari istri itu pun didapat dari informasi grup nya bahwa akan ada mutasi sebentar”terang Andi bebas yang ditemui di ruang kerjanya Selasa 15 Agustus 2023

Kata dia selaku pimpinan tertinggi aparatur sipil negara ( ASN) di lingkup Polman seharusnya dirinya dilibatkan apalagi sekda ini selaku ketua Baperjakat,”saya ini Ketua ASN dan ketua Badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) jadi wajib saya diikutkan,” tegasnya.

Menurut Andi Bebas dari draft atau rancangan itu pasti ada final empat hari sebelum pelantikan diperbaiki Apakah masih aktual itu data atau bagaimana sehingga data itu harus diperbaharui , siapa tahu sudah ada ASN naik golongannya.katanya

Lebih jauh bebas menjelaskan dan mengambil perumpamaan seperti institusi TNI polri,”hebatnya birokrasi TNI dan Polri, karena tidak ada pangkat sersan memimpin letnan. Namun di lingkup Pemkab Polman biasa ada kejadian ASN golongan IV dipimpin ASN golongan III, tentu ini tidak rasional yang jelas bicara soal mutasi sekda harus masuk sistem karena sekda merupakan ketua Baperjakat.”tukas nya

di wilayah Polman ini masih punya budaya Mandar dan suku lainnya yang memegang teguh budaya sipakatau (saling menghargai). Maka di seluruh OPD juga seharusnya beradab dan bijaksana, sebab bagaimana bisa memberikan pelayanan bagus ke masyarakat kalau sesama ASN saja tidak beradab.

Dalam mutasi ini Saya tidak pernah ketemu kepala BKDD sampai ada mutasi. Seharusnya kan Kepala BKDD undang saya kalau ada mutasi, bukan mutasinya asal suka dan senang. Saya tidak tahu apakah itu ada tendensi politik atau tidak, karena saya birokrat tulen bukan pemain politik. Saya sudah 30 tahun jadi ASN, birokrat itu bagaimana memberi pelayanan terbaik ke depan bukan akal-akalan,” jelasnya.

Mantan camat Luyo itu juga menyampaikan bahwa mengapa pergerakan OPD di Polman terkesan lambat, hal itu menurutnya karena OPD dipimpin oleh orang yang bukan ahlinya.

“Contohnya dinas perikanan dan pertanian. Dia lulusan IPDN tapi pimpin dinas perikanan, bukan ahlinya kan,Sekarang ini bukan jaman kerajaan, seenaknya saja. Ini jaman pemerintahan, ada aturannya ada alurnya, yang pimpinan ASN dan Ketua Baperjakat itu Sekda. Masuk akal gak Sekda tidak dilibatkan kalau ada mutasi ASN, ini cuma di Polman,” ujarnya.

Terpisah Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengatakan bahwa dalam rotasi jabatan ini Sekertaris Daerah tidak mungkin tidak dilibatkan, karena mutasi ASN Pemkab Polman ini merupakan mutasi yang tertunda.

“Pak sekda harus tahu bahwa ini mutasi yang tertunda-tunda dari sebelumnya, saya sudah konfirmasi BKDD semua dilibatkan dan kalau mau dilibatkan rajin rajinlah masuk kantor “,tandas AIM.( *)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *