MYL-ARA Sepakat Bersatu di Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Pangkep

Pasangan MYL-ARA untuk berpaket maju bersama di Pilkada 2024. Keduanya didampingi Ketua Tim Pemenangan MYL dan orang tua MYL.

PANGKEP, KILASSULAWESI– Kalimat ‘ Tidak ada teman dan musuh sejati dalam politik, yang ada hanyalah kepentingan sejati’ mungkin terdengar seperti bahasa klise, tetapi memiliki kedalaman makna yang tak terbantahkan dalam konteks politik.

Ini pun mencerminkan kenyataan bahwa dalam politik, aliansi dan perpecahan seringkali didorong oleh kepentingan yang bersifat pragmatis, bukan oleh afiliasi ideologis atau persahabatan yang sejati.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut kembali terbukti, dan akan terjadi di Pilkada serentak pada bulan November 2024 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Dua figur yang pada Pilkada 2020 sama-sama maju sebagai Calon Bupati (Cabup), yakni Muhammad Yusran Lalogau (MYL) dan Abd Rahman Assagaf (ARA) akhirnya akan bersatu. Di Pilkada Serentak 2024, keduanya bersatu sebagai kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Pangkep.

Kesiapan akan berpaketnya, ARA yang juga mantan Wakil Bupati Pangkep tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan untuk mendampingi petahana yang juga Bupati Pangkep saat ini, MYL, Sabtu, 2 Maret 2024.

Kedua figur, baik MYL maupun ARA merupakan pimpinan Partai Politik di Kabupaten Pangkep. MYL saat ini merupakan Ketua DPD NasDem, sedangkan ARA adalah Ketua DPC PKB. Penandatangan dokumen kesepakatan keduanya dibenarkan Ketua Tim Pemenangan MYL, H Arfan Tualle. “Iya, tadi ada penandatangan resmi di kediaman orang tua MYL dan disaksikan langsung oleh H Syamsul Hamid sendiri sebagai orang tua,”ujar Arfan.

Seperti diketahui, MYL sebagai Bupati Pangkep akan berakhir masa jabatannya pada 21 Februari 2025, atau empat bulan sebelum Pilkada serentak di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Kesepakatan tersebut merupakan tindaklanjut atas pertemuan tulis tangan di SPBU Male’leng pada 23 September 2023, lalu.

Momen penandatanganan dokumen tersebut, kata Dirut Perusda Pangkep itu berselang beberapa saat setelah peresmian Masjid Hj Hasnawati Al Mubaraqah di Terminal Baru Regency, Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.

Terpisah, Abdul Rahman Assagaf (ARA) menuturkan, bahwa penandatangan dokumen tersebut dalam upaya meyakinkan atas pergerakan dalam penguatan tim pemenangan pada Pilkada mendatang. “Iya, tadi sudah ada kesepakatan penandatangan bakal pasangan. Ini sudah bentuk penguatan, dengan penandatangan tersebut,”ujar ARA.

Terkait soal tagline maupun visi misi, kata ARA, belum karena ini hanya merupakan wujud kemufakatan bersama. Dan akan kita lanjutkan dengan melakukan konsolidasi, karena sebagai pendamping petahana tentunya harus melakukan upaya-upaya karena kita memiliki keluarga, kerabat yang bisa dikonsolidasikan.

” Konsolidasi untuk meyakinkan jika MYL dan ARA dalam satu bingkai, sehingga di maksimalkan. Sedangkan konsolidasi ke partai politik tentunya akan berjalan, karena yang digunakan adalah kondisi saat ini,”tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *