PAREPARE, KILASSULAWESI— Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam, mewakili Wali Kota Parepare menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Mubaligh. Acara yang berlangsung di Auditorium B. J. Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperkenalkan penggunaan aplikasi Menara Masjid sebagai inovasi digital dalam mempermudah pengelolaan zakat.
Dalam sambutan yang disampaikan Sekda Husni Syam atas nama Wali Kota Parepare, ia memberikan apresiasi kepada Baznas dan Dewan Masjid yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai sarana sosialisasi penting.
“Rakor ini menjadi momentum yang strategis dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait zakat. Kami berharap, dengan adanya pengelolaan yang transparan, profesional, dan akuntabel, penghimpunan zakat melalui UPZ di masjid-masjid dapat lebih optimal,” ujar Husni Syam, Selasa, 4 Maret 2025.
Pemerintah Kota Parepare menaruh harapan besar terhadap efektivitas pelaksanaan zakat melalui pendekatan modern ini. Dengan sistem pengelolaan yang terpercaya, zakat yang dihimpun diyakini akan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya.
Acara ini menegaskan komitmen Parepare dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat dan penguatan solidaritas sosial. Rakor ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat dalam mendorong perubahan positif di sektor pengelolaan zakat.(*)






