MAROS – Pengurus Ranting Bhayangkari Bandara Sultan Hasanuddin mengikuti kegiatan zoom meeting dengan tema,”Workshop Ecoenzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia Muri 2025″.
Kegiatan ini digelar di Mako Polsek Bandara Sultan Hasanuddin, Jalan Poros Bandara Baru, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Maros, Jumat (28/11/2025).
Ketua Bhayangkari Ranting Bandara, Ny.Ernawaty Asri mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang diikuti oleh Bhayangkari di seluruh Daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dengan cara memanfaatkan limbah organik rumah tangga yang dapat menghasilkan cairan serbaguna ramah lingkungan,”kata Ny.Ernawaty Asri.
Seperti yang diketahui, Ecoenzyme ini sebuah cairan hasil fermentasi antar limbah organik, gula dan air yang memiliki banyak manfaat untuk kebutuhan rumah tangga.
“Cairan Ecoenzyme nantinya ini dapat digunakan sebagai pembersih rumah, pupuk alami untuk tanaman, bahan produk perawatan, desinfektan dan pembasmi hama alami,”ucap Ny.Ernawaty Asri, Minggu (30/11/2025).
Ia juga mengungkapkan, Ecoenzyme dapat di panen setelah 90 hari atau 3 bulan fermentasi. Pemanenan yang dilakukan dengan cara menyaring cairan untuk memisahkan ampas, lalu menyimpan didalam wadah yang tertutup rapat.
“Ecoenzyme yang siap panen itu, biasanya berwarna coklat kekuningan, berbau asam segar khas fermentasi dan konsistensinya menjadi lebih kental,”kata Ny. Ernawaty Asri.
Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Ibu-ibu Bhayangkari terkhusus, Ranting Bandara Sultan Hasanuddin dalam program Nasional yang berbasis lingkungan.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Bhayangkari dalam mendukung program lingkungan dalam memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat bagaimana cara pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan bermanfaat,”tutup Ny. Ernawaty Asri.(*)





