PAREPARE,KILASSULAWESI – Partai berlambang pohon beringin kembali mengalami kekalahan di sejumlah daerah pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Selatan. Daerah-daerah yang sebelumnya menjadi basis kekuatan partai yang kini dinahkodai Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Golkar.
Di Sulawesi Selatan tercatat ada lima daerah yang tak lagi rindang yakni, Enrekang, Parepare, Toraja Utara (Torut), Bone, dan Luwu Utara (Lutra).
Kekalahan di Parepare
Di Parepare, daerah yang seharusnya menjadi percontohan bagi daerah lain. Dimana, merupakan kampung halaman dari Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe. Tasming Hamid dari Partai Nasdem berhasil mengalahkan Erna Rasyid Taufan yang tak lain asalah istri Taufan Pawe.
Dari hasil rekapitulasi KPU Parepare, pasangan Tasming Hamid-Hermanto (TSM-MO) meraih 38.423 suara, sementara Erna Rasyid Taufan-Rahmat Sjamsu Alam hanya memperoleh 24.785 suara. Pasangan Andi Nurhaldin Halid-Taqyuddin (ANH-TQ) dan Muhammad Zaini-Prof Bakhtiar masing-masing meraih 16.009 dan 9.886 suara.
Kekalahan di Enrekang
Masih di wilayah Ajatappareng, Partai Golkar juga gagal mempertahankan kursi Bupati Enrekang. Ketua Partai Golkar Enrekang, Irpan, kalah telak di Pilkada Enrekang 2024. Irpan yang berpasangan dengan Deswanto hanya mendapatkan 1.425 suara. Pasangan Muh Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang La Tinro (Ucu-Iwan) meraih 75.638 suara, unggul jauh dari pasangan Mitra Fakhruddin-Mahmuddin yang memperoleh 57.231 suara.
Kekalahan di Luwu Utara
Di Kabupaten Luwu Utara, pasangan A Abdullah Rahim-Jumail Mappile berhasil menumbangkan Muhammad Fauzi-Ajie Saputra di Pilkada 2024. Muhammad Fauzi, suami Bupati Lutra Indah Putri Indriani yang juga Ketua Golkar Luwu Utara, kalah dengan perolehan suara 53.625 dibandingkan 73.716 suara yang diraih oleh A Abdullah Rahim-Jumail Mappile. Pasangan Suaib Mansur-Triyono Kusnan dan Arsyad Kasmar-Muh Fajar Jabir masing-masing meraih 24.597 dan 22.216 suara.
Kekalahan di Toraja Utara
Bupati Toraja Utara periode 2021-2024, Yohanis Bassang, yang juga Ketua Partai Golkar Torut, kalah dari Wakil Bupati pendampingnya, Frederik Victor Palimbong, Ketua Partai Gerindra Toraja Utara. Pasangan Frederik Victor Palimbing-Andrew Branch Silambi (Dedy-Andrew) meraih 68.422 suara, unggul dengan selisih 5.775 suara dari pasangan Yohanis Bassang-Marthen Rante Tondok (Ombas-Marthen) yang meraih 62.647 suara.
Kekalahan di Bone
Di Bone, Andi Rio Idris Padjalangi, ponakan Ketua DPD II Golkar Bone sekaligus Bupati Bone dua periode Andi Fahsar, gagal memenangkan Pilkada Bone 2024. Pasangan Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin (BerAmal) meraih 199.954 suara (49 persen), disusul Andi Islamuddin-Andi Akmal Pasluddin (All In) dengan 114.083 suara (28 persen), dan Andi Rio Idris Padjalangi-Amir Mahmud (SipakarioMi) dengan 86.717 suara (21 persen).
Sebelumnya, mantan Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid juga memberikan masukan strategis bagi partai. Ia menyarankan agar DPP segera melakukan evaluasi terhadap kinerja DPD I dan DPD II pasca Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
” Pencerminan kinerja partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota terlihat jelas dari hasil Pemilu dan Pilkada serentak. DPP harus memberikan apresiasi kepada DPD yang berkinerja baik, namun juga harus berani mengevaluasi DPD yang hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Anggota DPR RI tersebut di HUT Partai Golkar ke-66, Kamis, 12 Desember 2024, lalu.(*)






