Dari Pangkep ke Panggung Nasional: Gerakan Zakat yang Menyentuh Mustahik

Bupati Pangkep meraih penghargaan bergengsi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia dalam ajang Baznas Award 2025

JAKARTA– Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia dianugerahi penghargaan bergengsi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia dalam ajang Baznas Award 2025, yang digelar di Hotel Mercure, Jakarta.

Penghargaan ini diberikan kepada Yusran atas dedikasinya sebagai kepala daerah yang aktif mendukung gerakan zakat Indonesia. Ia hadir menerima langsung penghargaan tersebut, didampingi Ketua Baznas Kabupaten Pangkep, Arif Arfah.

Bacaan Lainnya

“Dengan pendekatan lokal yang tepat sasaran, Baznas dan Pemda Pangkep memahami betul kondisi sosial, ekonomi, serta budaya masyarakat. Hal ini menjadikan proses pengumpulan zakat sekaligus pendistribusiannya lebih terarah dan benar-benar menyentuh kebutuhan mustahik,” ujar Arif Arfah.

Baznas Award 2025 merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja Baznas provinsi, kabupaten/kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta para pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang komprehensif dan inklusif.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. Pemda Pangkep bersama Baznas aktif menjalin sinergi dengan tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, dan sektor swasta. Tujuannya bukan hanya memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, tetapi juga memastikan manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen daerah dalam mendukung gerakan zakat nasional dapat memberikan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan.(*)

 

Pos terkait