MYL: ASN Harus Melek Teknologi, Jangan Lamban!

Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, SP, M.Si

PANGKEP– Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, SP, M.Si kembali menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan daerah melalui peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Pernyataan itu disampaikan seusai menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Tribun Kota Pangkep. Kepada wartawan, Bupati Pangkep dua periode itu meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkep menghadirkan inovasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan pola kerja kreatif, adaptif, dan responsif. “Pelayanan publik tidak boleh lagi berjalan dengan pola lama yang kurang efisien. Inovasi adalah kunci menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas,” tegasnya.

ASN, lanjut Ketua NasDem Pangkep itu, sebagai garda terdepan pemerintahan harus mampu melahirkan program terobosan, baik melalui digitalisasi layanan, perbaikan sistem kerja, maupun inovasi di sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

Ia menekankan setiap perangkat daerah wajib memiliki minimal satu inovasi yang dapat diukur dan dievaluasi. MYL menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya soal aturan dan administrasi, tetapi juga perubahan mindset serta budaya kerja. ASN, katanya, harus memiliki semangat melayani, bekerja cerdas, dan bergerak cepat mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat.

Ia juga meminta pimpinan OPD melakukan pembinaan agar inovasi yang lahir tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar memberi dampak positif. Kolaborasi lintas sektor disebut penting untuk memperkuat kualitas inovasi daerah.

Digitalisasi Jadi Peluang Besar

Dalam kesempatan itu, Yusran menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi, menurutnya, adalah peluang besar untuk mempercepat pelayanan sekaligus memotong birokrasi yang berbelit. “ASN harus lebih melek teknologi dan berani melakukan transformasi,” ujarnya.

Pemerintah daerah, tambahnya, akan memberikan apresiasi bagi perangkat daerah dan ASN yang berhasil menghadirkan inovasi berkualitas. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus berlomba menciptakan terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat Pangkep.

Lebih lanjut, MYL menekankan bahwa perubahan hanya akan terjadi jika seluruh ASN bergerak bersama. Ia berharap kinerja dan inovasi dapat menjadi budaya baru dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Dengan dorongan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangkep optimistis mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik serta menghadirkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan. “Langkah ini bagian dari upaya bersama menciptakan Pangkep yang maju, produktif, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.(*)

Pos terkait