SPPG Jalan Bambu Runcing Milik Yasika Aulia, Koordinator BGN Parepare Bungkam

SPPG yang jadi sorotan di Parepare

PAREPARE — Dugaan penggunaan kendaraan non-standar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Parepare memicu sorotan tajam. Mobil Avanza hitam dan silver yang terparkir di Jalan Bambu Runcing, Bumi Harapan, Bacukiki Barat, diduga kuat menjadi kendaraan operasional dapur gizi tersebut. “Iya, itu kendaraan yang biasa digunakan mengantar makanan,” ungkap seorang warga sekitar.

Selain soal kendaraan, warga sekitar juga mengeluhkan dampak sosial keberadaan dapur gizi ini. Yus, salah seorang warga, menegaskan aktivitas SPPG kerap mengganggu ketenangan lingkungan. “Warga terganggu dengan suara ribut mereka, apalagi di malam hari. Ini perlu dievaluasi,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

SPPG tersebut diduga berada di bawah kendali Yasika Aulia Ramadhani, putri Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud. Di usianya yang baru 20 tahun, Yasika bersama Yayasan Yasika Group disebut mengelola 41 dapur MBG sekaligus. Rinciannya, 16 dapur di Makassar , 3 dapur di Parepare , 2 dapur di Gowa dan 10 dapur di Bone.

Sebelumnya, mantan Kepala BGN, Nanik, menyebut Yasika diduga mengakali kepemilikan dengan menggunakan yayasan berbeda-beda, sehingga bisa menguasai jatah dapur MBG dalam jumlah besar. “Dengan cara itu, satu pihak bisa menguasai banyak dapur. Ini jelas tidak sehat bagi sistem distribusi gizi,” tegasnya.

Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan standar ketat tetap berlaku: keamanan pangan, kebersihan, mutu gizi, dan tata kelola. SPPG yang melanggar akan ditegur, dibina, bahkan ditutup operasionalnya. “Yang bagus kita reward, yang jelek kita mesti kasih punishment juga,” ujarnya. BGN juga berencana melakukan inspeksi mendadak acak untuk memastikan kepatuhan juknis.

Hingga berita ini diturunkan, Koordinator BGN Parepare, Bagus Triantoro, masih bungkam atas kondisi tersebut.(*)

 

Pos terkait