BONE–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bone menggelar pendidikan politik bertempat di kawasan Tanjung Pallette, Kamis 28 Agustus 2025.
Hadir memberikan pembekalan, Anggota Bawaslu Bone, Dr Nuralim SH MH dan Anggota KPU Bone, Zaenal, SSos MSi. Turut hadir Anggota DPRD Bone, Rangga Risa Swara (Sekretaris DPC PPP Bone), Chaerul Anam (Ketua Fraksi PPP) dan Ashar (Bendahara DPC PPP Bone).
PPP Bone dibawah kendali Ir Khairul Amran ST terus berinovasi mencetak kader kader handal. PPP perlahan terus bangkit menuju kejayaan. Prestasi yang prestisius terlihat saat Pemilu 2024 lalu, dimana Khairul Amran berhasil membawa PPP Bone menjadi partai pemenang keempat di Bone dengan raihan lima kursi.
Kini menyongsong pemilu 2029 nanti, Khairul Amran terus menyiapkan kader handal.
Salah satunya, dengan rutin menggelar pendidikan politik, utamanya menyasar generasi milenial/kader muda. Berbagai segmen disasar, termasuk kaum perempuan.
Ketua panitia Pendidikan politik PPP Bone, Alfiqriansyah HS mengatakan, pendidikan politik yang digelar, salah satu tujuannya, meng-upgrade keilmuan, wawasan dan pengetahuan para kader, utamanya generasi muda. Targetnya, agar para kader partai berlambang Kab’ah ini kedepannya, dapat menjadi kader muda yang amanah, cerdas sebagai cahaya perubahan.
“Melalui pendidikan politik ini, PPP Bone menanamkan politik yang bermartabat bagi para kader, dan dengan pemahaman politik ini ujungnya melahirkan pemimpin/politisi yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ketua DPC PPP Bone, Khairul Amran dalam sambutannya menegaskan, sejak dilantik sebagai ketua DPC PPP Bone, fokus pada pembangunan kepemudaan. Memberikan ruang besar bagi kaum muda untuk terjun ke politik.
“Kenapa pemuda, karena dari hasil survei, 72 persen pemilih di tahun 2028, itu adalah usia 17 tahun sampai 50 tahun. PPP memanfaatkan peluang ini dengan baik, agar PPP bisa tetap menjadi pemenang bahkan target PPP kedepan meraih kursi Ketua DPRD Bone,” pungkas Wakil Ketua DPRD Bone ini.
Khairul menegaskan, kedepan PPP dalam pengkaderan caleg memprioritaskan figur muda utamanya usia 17 sampai 50 tahun.
“Terakhir, terima kasih sebesarnya kepada panitia yang telah mempersiapkan acaranya. Kegiatan ini hanya dipersiapkan dua hari, tapi hasilnya sangat luar biasa kegiatan ini,” tegasnya.
Kepala bidang politik dalam negeri Kesbangpol Bone yang hadir, memberikan apresiasi terhadap pendidikan politik yang diselenggarakan DPC PPP Bone.
“Pemda tentu memberikan dukungan penuh untuk pendidikan politik PPP, memberikan pencerahan, utamanya kaum muda tentang pentingnya partisipasi aktif di pemilu,” tutupnya.






